Sudin PPAPP Jaksel Minta Orang Tua Awasi Anak Gunakan Gadget
Suku Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Jakarta Selatan meminta para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap penggunaan gadget oleh anak.
"Memantau aktivitas digital anak"
Langkah ini dilakukan dengan memanfaatkan aplikasi pengawasan digital yang direkomendasikan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI.
Dinas PPAPP Berkomitmen Tingkatkan Pelayanan Publik BerkualitasKepala Suku Dinas PPAPP Jakarta Selatan, Rizky Hamid mengatakan, pengawasan penggunaan gadget atau internet sangat penting untuk melindungi anak dari berbagai konten berbahaya, seperti kekerasan dan pornografi, serta mencegah perundungan siber dan kecanduan digital.
"Kami mengedukasi orang tua agar dapat mengawasi anak melalui aplikasi pengawasan yang tersedia di perangkat Android maupun iOS," ujarnya, Rabu (29/4).
Rizky menjelaskan, sejumlah aplikasi yang direkomendasikan pengawasannya oleh Komdigi RI antara lain Google Family Link, Apple Screen Time, YouTube Kids, TikTok Family Pairing, serta Roblox.
"Aplikasi ini dapat diunduh melalui ponsel untuk membantu orang tua memantau aktivitas digital anak," terangnya.
Menurutnya, literasi digital menjadi aspek penting dalam membentuk perilaku bijak anak dalam menggunakan gawai dan internet. Untuk itu, diperlukan sosialisasi kepada anak dan orang tua agar memiliki pemahaman yang selaras terkait penggunaan teknologi.
"Pengawasan di rumah sepenuhnya menjadi tanggung jawab orang tua. Mereka harus benar-benar memperhatikan apa yang dikonsumsi anak dalam penggunaan teknologi," ungkapnya.
Sebagai langkah antisipasi terhadap dampak negatif teknologi, lanjut Rizky, Sudin PPAPP Jakarta Selatan juga menyiapkan program baru bertajuk Jaga Anak Jaksel Asli (Aman, Sehat, dan Berliterasi) yang akan segera diluncurkan.
"Program ini sejalan dengan implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 yang menekankan pentingnya perlindungan anak di ruang digital melalui peran aktif keluarga dan pemanfaatan teknologi pengawasan," ucapnya.
Ia berharap, pemanfaatan aplikasi pengawasan digital dapat membantu orang tua dalam mendampingi anak di ruang digital sekaligus mencegah dampak negatif penggunaan internet.
"Semoga anak-anak dapat menggunakan internet secara positif dan tepat guna, serta orang tua lebih terlibat dalam mengawasi penggunaan gawai," tandasnya.